Komputer_Tidur

Fungsi dan fitur addons Cop Filter pada IPCop

Fungsi dan fitur addons Cop Filter pada IPCop

Fungsi dan Fitur Addons Cop Filter pada IPCop

Pada Postingan kali ini saya akan menjelaskan cara installasi add-ons pada IP-COP beserta fungsi add-ons tersebut:

  •     Url Filter
    kemampuan untuk mem-blok akses ke situs-situs tertentu dengan berbagai kategori seperti situs porno, judi online, situs-situs yang mengandung konten berbahaya seperti virus dan phising, serta situs-situs lain yang ingin kita blok. Intinya semua situs bisa kita blok melalui IPCop. Serta banyak lagi kemampuan-kemampuan IPCop dalam rangka memanage jaringan lokal kita.
  •     Advproxy
memperluas fungsi web proxy mereka dengan banyak fitur tambahan serbaguna dan berguna. Paket berisi biner cumi-ulang dengan pilihan konfigurasi lanjutan untuk fleksibilitas maksimum. Antarmuka pengguna Lanjutan Proxy grafis memberi Anda akses ke pengaturan lebih dari built-in proxy yang tidak GUI.
  •     Updatexalator
Pembaruan cache file dari situs pembaruan otomatis pada permintaan pertama. Semua download berikutnya dari file-file dari klien lain akan diproses dengan kecepatan LAN. Meskipun cache Web Proxy standar melakukan hampir pekerjaan yang sama, ada perbedaan penting antara cache Web Proxy dan cache Accelerator Update. Intinya mempercepat Internet.
  •     Copfilter
Untuk menyecan/menyaring email POP3 dan SMTP dari virus danspam. Dan untuk menjaga akses HTTP dan FTP dari virus. jadi Jika virus ditemukan,maka akses ke halaman web atau file akan ditolak.
  •     Bandwidth Monitoring
Fungsi dari Bandwidth Monitor ini sendiri adalah memonitor kecepatan download dan upload dari koneksi internet yang sedang kita gunakan. Bandwidth Monitor ini sendiri cukup sederhana tampilannya sehingga mudah untuk saat melakukan monitor.
  •     BlockOutTrafik
Sebuah addon untuk IPCop v1.4.x. BOT akan memblokir seluruh lalu lintas yang diperbolehkan dalam instalasi IPCop normal. Misalnya Green -> Red diblokir setelah instalasi BOT. Peraturan harus diciptakan untuk memungkinkan lalu lintas, yang berarti (keras) bekerja tetapi pengaruh yang lebih memungkinkan untuk lalu lintas ke dan melalui firewall anda.
Yuk kita mulai penginstallannya
  •     Pertama masuk ke IPCOPnya

  •  setelah itu coba ping IP green nya



  • Buka Mozila dan visit https://ipgreenanda:445


  • Pilih I understand the Risks dan add exception dan setelah itu comfirm security exception 


  • setelah masuk di homepagenya pilih connect

  • Masukan username dan password

  •  setelah itu pilih menu service dan pilih intrusion detection system dan centang green and red untuk meruning lalu aplly dan save
  • Setelah itu ke system lalu pilih ssh dan centang ssh lalu save




    •   buka winscp untuk mengtransfer data dari windows ke linux dan login seperti beriku

  • Pilih Update

  • Tampilan setelah login


  • Copy data yang akan kita install
Read More
Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop

Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop

    Fungsi dan fitur addons Update Accelerator pada IPCop adalah Pembaruan cache file dari situs pembaruan otomatis pada permintaan pertama. Semua download berikutnya dari file-file dari klien lain akan diproses dengan kecepatan LAN. Meskipun cache Web Proxy standar melakukan hampir pekerjaan yang sama, ada perbedaan penting antara cache Web Proxy dan cache Accelerator Update. Intinya mempercepat Internet.





by: http://belinux-arif.blogspot.com
Read More
Apa fungsi aplikasi WinSCP pada IPCop

Apa fungsi aplikasi WinSCP pada IPCop

 Fungsi Aplikasi WinSCP pada IPCop

    Winscp adalah aplikasi yg berfungsi untuk transfer file atau copy file antara windows dengan linux. Kegunaan dari WinSCP ini adalah sebagai alat untuk transfer, atau lebih familiar kita kenal dengan sebutan upload dan download file melalui protokol ftp dan secure shell (SSH), Dengan WinSCP kita juga dapat melakukan editorial seperti mengedit isi file, merubah nama file menghapus file dan lain sebagainya. Berikut adalah toturial penggunaannya,

  1.     Download Winscp.
  2.     Install winscp yang sudah terdownload.
  3.     Buka winscp yang sudah terinstall.
  4.     Atur / buat alamat baru untuk clien di stored session – new
  5.    Tentukan :
  1.     alamat / host name linux. : semisal pakai IP, ketik IP Adressnya . ex : 192.168.1.
  2.     port default : 22
  3.     isi user name clien linux & Paswordnya
  4.     kosongkan aja private key file jika tidak diperlukan
  5.     protocol biarkan seperti adanya
  6.     save ,Oke lalu masuk stored session – pilih cliennya dan LOGIN


 Pertanyaan-pertanyaan untuk Winscp:

1. Apa itu SSH?
Jawab: SSH adalah sebuah protokol yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Beberapa aplikasi di bawah ini mungkin membutuhkan fitur-fitur yang hanya tersedia atau yang kompatibel dengan klien atau server SSH yang spesifik. Sebagai contoh, menggunakan protokol SSH untuk mengimplementasikan VPN adalah dimungkinkan, tapi sekarang hanya dapat dengan implementasi server dan klien OpenSSH.

2. Apa fungi WinsCP dalam kehidupan sehari-hari?
Jawab: Menyediakan sarana prigman data yang aman antara computer local dan computer remote.

3. Apa kegunaan dari SSH?
Jawab: SSH kegunaannya yaitu,
• untuk login ke shell pada remote host (menggantikan Telnet dan rlogin)
• untuk mengeksekusi satu perintah pada remote host (menggantikan rsh) • untuk menyalin file dari server lokal ke remote host. Lihat SCP, sebagai alternatif untuk rcp
• dalam kombinasi dengan SFTP, sebagai alternatif yang aman untuk FTP transfer file
• dalam kombinasi dengan rsync untuk mem-backup, menyalin dan me-mirror file secara efisien dan aman
• untuk port forwarding atau tunneling port (jangan dikelirukan dengan VPN yang rute paket antara jaringan yang berbeda atau menyambung dua wilayah broadcast menjadi satu)
• untuk digunakan sebagai VPN yang terenkripsi penuh. Perhatikan bahwa hanya OpenSSH server dan klien yang mendukung fitur ini
• untuk meneruskan X11 melalui beberapa host
• untuk browsing web melalui koneksi proxy yang dienkripsi dengan klien SSH yang mendukung protokol SOCKS
• untuk mengamankan mounting direktori di server remote sebagai sebuah sistem file di komputer lokal dengan menggunakan SSHFS
• untuk mengotomasi remote monitoring dan pengelolaan server melalui satu atau lebih dari mekanisme seperti yang dibahas di atas.

4. Apa yang dimaksud fitur drag and drop?
  Jawab: Drag adalah sebuah perangkat yang menunjukkan lokasi yang diinginkan. Drop adalah sebuah objek yang melepaskan tombol.

5. Kapan WinsCP mulai dikenal banyak orang?
   Jawab: Sejak tanggal 27 Oktober 2011.
6. Apa kegunaan WinsCP yang lain?

 Jawab: Menyediakan sarana prigman data yang aman antara computer local dan computer remote.
7. Adakah kekurangan dari aplikasi WinsCP? Jika ada sebutkan!
 Jawab: Jika ingin mengkonfingure/compile suatu file pasti WinsCP tidak akan merenspon ke shell server kita, dan akan muncul tulisan aborting artinya terputus koneksi.

8. Selain WinsCP 3 adakah jenis WinsCP lain?
Jawab: ada, yaitu winscp 1, 2, dll

9. Mengapa WinsCP tidak memerlukan installasi? Jelaskan!
       Jawab: winscp memerlukan instalasi, jika tidak di install winscp tidak bisa digunakan.

10. Apa Kegunaan Winscp?
Jawab: kegunaan dari WinSCP ini adalah sebagai alat untuk transfer, atau lebih familiar kita kenal dengan sebutan upload dan download file melalui protokol ftp dan secure shell (SSH), Dengan WinSCP kita juga dapat melakukan editorial seperti mengedit isi file, merubah nama file Menghapus file dan lain sebagainya.

11. Apa yang dimaksud dengan winscp?
Jawab: WinSCP adalah aplikasi yg berfungsi untuk transfer file atau copy file antara windows dengan linux.


by: http://tugas-selesai.blogspot.com
Read More
Port yang digunakan untuk membuka akses IPCop melalui browser di Windows

Port yang digunakan untuk membuka akses IPCop melalui browser di Windows

 Port yang digunakan untuk Membuka Akses IPCop Melalui Browser di Windows

     Mengaktifkan Proxy Service Langkah untuk mengaktifkan proxy service adalah Menu system - secure shell - sebaiknya diaktifkan agar IPCop bisa kita remote menggunakan SSH ke port 222, seperti terlihat pada gambar.




     Services - proxy : sebaiknya mengaktifkan LOG dan mengubah proxy PORT. Normalnya IPCop menggunakan port 800, lebih baik di ubah port ini ke layaknya port proxy seperti 8080 atau 3128. Memberikan centang tanda Enable on Green agar proxy service dijalankan.
Transparent on Green, artinya web proxy bersifat transparan, atau terbuka untuk seluruh akses dari client tanpa harus mengarahkan browser ke web proxy. Client cukup diarahkan gatewaynya ke ipcop, DNS pun bisa hanya diarahkan ke ip ipcop, karena ipcop berfungsi  sekaligus sebagai dns server/wins server. Keuntungannya client hanya cukup diseting ip, gateway dan dns-nya saja, tanpa harus melakukan seting di browser. seperti telihat pada gambar.



by: http://arifherdi14.blogspot.com


Read More
Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green disertai dengan Mikrotik

Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green disertai dengan Mikrotik

Gambaran topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green disertai dengan Mikrotik (Gambar)







by : http://m-adi-kusumo.blogspot.com
Read More
Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green + Orange

Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green + Orange










Tipe Konfigurasi Network IPCop

Tipe konfigurasi dasar yang digunakan adalah RED/GREEN, dimana IPCop melindungi internal network (GREEN) dari internet. Jika kita memiliki wireless access point, kita dapat menghubungkannya ke interface BLUE dan mengkonfigurasi IPCop untuk membatasi akses di wireless LAN tersebut. Jika kita memiliki beberapa server yang diperbolehkan diakses via internet, dpat kita letakkan di untrusted DMZ pada interface ORANGE.
Interface RED dapat dihubungkan dengan modem atau NIC, terdapat delapan Tipe Konfigurasi Network, yaitu:

• GREEN (RED adalah modem/ISDN)
• GREEN + RED (RED adalah Ethernet)
• GREEN + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
• GREEN + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)
• GREEN + BLUE + RED (RED adalah Ethernet)
• GREEN + BLUE (RED adalah modem/ISDN)
• GREEN + BLUE + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
• GREEN + BLUE + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)

Model sekuriti IPCop didalam network GREEN adalah fully trusted dan request dari network in, entah dari user atau dari komputer yang terinfeksi virus, trojan horse atau malware adalah sah dan diperbolehkan lewat oleh IPCop.
Dalam fitur baru pada IPCop 1.4.x , terdapat Intrusion Detection System (IDS) untuk seluruh interface. Hal ini merupakan ide bagus untuk mendeteksi kondii internal network jika terdapat indikasi infeksi virus atau malware.

Network Interface
Network interface IPCop terdefinisi atas empat macam yaitu RED, GREEN, BLUE dan ORANGE

RED Network Interface
Network ini adalah interface internet atau untrusted network. Pada dasarnya yang dilindungi oleh IPCop adalah network GREEN, BLUE dn ORANGE dari traffic yang berasal dari network RED.

GREEN Network Interface
Interface ini hanya terhubung ke komputer yang dilindungi oleh IPCop. Atau lebih dikenal dengan istilah local network. Traffic ke interface ini diarahkan lewat LAN card yang terpasang di IPCop firewall.

BLUE Network Interface
Interface ini adalah interface pilihan (digunakan jika dibutuhkan) yang dapat digunakan untuk koneksi perangkat wireless di network yang berbeda dari local network. Komputer dibawah interface ini tidak dapat terhubung dengan komputer yang berada di interface GREEN kecuali dikontrol menggunakan ‘pinholes’ atau via koneksi VPN. Traffic ke interface ini juga diarahkan lewat LAN card yang terpasang di IPCop firewall.

ORANGE Network Interface
Interface ini juga merupakan interface pilihan yang digunakan untuk menempatkan server yang boleh diakses oleh network yang berbeda. Komputer dibawah interface ini tidak dapat terhubung dengan komputer yang berada di interface GREEN atau BLUE kecuali dikontrol menggunakan ‘DMZ pinholes’. Traffic ke interface ini juga diarahkan lewat LAN card yang terpasang di IPCop firewall.


by: http://rohmadiirfan.blogspot.com
Read More
Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green

Topologi LAN pada IPCop, yang menggunakan interface Red + Green

Fitur Topologi LAN pada IPCop Yang Menggunakan Interface Red + Green



  •     Aman, stabil dan merupakan Linux based firewall yang sangat mudah dikonfigurasi.
  •     Mudah untuk melakukan administrasi lewat web akses.
  •     IPCop dapat menggunakan DHCP IP address dari ISP yang kita gunakan.
  •     Dapat berfungsi sebagai DHCP server untuk memudahkan konfigurasi internal network.
  •     Memiliki kemampuan sebagai caching DNS proxy, untuk membantu menambah kecepatan query domain name.
  •     Memiliki web caching proxy, untuk menambah kecepatan akses web.
  •     Sebagai intrusion detection system untuk mendeteksi serangan ke internal network kita.
  •     Kemampuan untuk memisahkan network, konfigurasi GREEN untuk internal network yang aman, network terlindungi dari internet, konfigurasi BLUE untuk network dengan wireless LAN dan a DMZ or ORANGE untuk network yang diperbolehkan diakses oleh publik seperti webserver/mailserver.
  •     Fasilitas VPN yang digunakan untuk koneksi ke internal network dari eksternal network melalui internet secara aman karena telah ditingkatkan untuk support x509 certificates.
  •     Memiliki traffic shaping untuk mengatur prioritas service seperti web browsing, FTP, telnet dan lain-lain sesuai keinginan.
  •     Dibangun dengan propolice untuk mencegah serangan pada semua aplikasi.
  •     Memiliki pilihan konfigurasi kernel yang mengizinkan kita memilih sesuai dengan keadaan yg kita inginkan.

Tipe Network Interface
Untuk mempermudah pengamanan jaringan yang dikelolanya, IPCop membagi jaringan menjadi segmen-segmen, setiap segmen akan mendapatkan perlakuan pengamanan yang berbeda. Pembagian segmen jaringan ini dilakukan dengan penggunaan network interface yang berbeda untuk setiap segmen. Network interface IPCop dibedakan menjadi empat berdasarkan fungsinya masing-masing, yaitu RED, GREEN, BLUE, dan ORANGE.
RED interface adalah kartu jaringan yang terhubung ke Internet atau biasa disebut sebagai untrusted network. RED interface dianggap sebagai sumber traffic yang dapat mengancam jaringan yang berada di interface GREEN, BLUE, maupun ORANGE. Pada dasarnya IPCop bertugas melindungi ketiga jaringan lainnya dari serangan yang datang dari RED interface.
GREEN interface terhubung ke jaringan lokal atau trusted network yang dilindungi oleh IPCop.
BLUE interface merupakan interface yang bersifat opsional, artinya dapat saja tidak digunakan dan hanya digunakan jika dibutuhkan. Interface ini digunakan untuk akses nirkabel (wireless) yang berbeda dari jaringan lokal (trusted network). Jaringan yang terhubung dengan interface ini hanya dapat berkomunikasi dengan jaringan di interface GREEN menggunakan ‘pinholes’ atau melalui koneksi VPN.
ORANGE interface juga bersifat opsional sama seperti interface BLUE. Bedanya interface ini digunakan untuk melindungi server-server yang dapat diakses dari jaringan luar. Biasanya interface ini digunakan untuk membuat suatu zona aman yang biasa dikenal dengan istilah DMZ atau Demiliterized Zone. Tipe Konfigurasi Network IPCop
Konsep tipe konfigurasi jaringan IPCop berkaitan erat dengan kebutuhan keamanan yang hendak dirancang. Untuk konfigurasi minimal yang digunakan adalah RED/GREEN, dalam tipe ini IPCop melindungi internal network (GREEN) dari Internet (RED). Jika dibutuhkan, kita dapat menghubungkan akses wireless ke interface BLUE dan mengatur IPCop untuk membatasi akses ke jaringan tersebut. Jika kita mempunyai beberapa server yang dapat diakses dari Internet, kita bisa menghubungkannya ke interface ORANGE dan mengatur IPCop untuk membuat untrusted zone DMZ.
Semua interface ini harus dihubungkan dengan NIC, kecuali interface RED dapat dihubungkan dengan NIC atau modem tergantung koneksi Internet yang digunakan. Terdapat delapan tipe konfigurasi network pada IPCop:

  •     GREEN (RED adalah modem/ISDN)
  •     GREEN + RED (RED adalah Ethernet)
  •     GREEN + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
  •     GREEN + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)
  •     GREEN + BLUE + RED (RED adalah Ethernet)
  •     GREEN + BLUE (RED adalah modem/ISDN)
  •     GREEN + BLUE + ORANGE + RED (RED adalah Ethernet)
  •     GREEN + BLUE + ORANGE (RED adalah modem/ISDN)


by: http://ezakomin.blogspot.com

Read More

Cari Blog Ini

Fungsi dan fitur addons Cop Filter pada IPCop

Fungsi dan Fitur Addons Cop Filter pada IPCop Pada Postingan kali ini saya akan menjelaskan cara installasi add-ons pada IP-COP beserta fu...